Peringatan Maulid Nabi, Kita Bersaudara Satu Bangunan dan Satu Tubuh yang Saling Menguatkan

Rutankarimun.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dengan tema “Memperkuat Ukhuwah Islamiyah” di Masjid At-Taubah Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjungbalai Karimun berlangsung khidmat.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi di Rutan Karimun diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh saudari Dwi Wulandari dengan Sari Tilawah oleh Saudara Azhari dengan membacakan QS. Al-Ahzab ayat 21-22.

Pemcaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Dwi Wulandari dan Azhari

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Kepala Rutan Karimun, Eri Erawan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan tentang manusia yang paling mulia di akhirat kelak di akhirat berdasarkan suatu riwayat.

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhu, diriwayatkan suatu ketika selepas shalat shubuh, seperti biasa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam duduk menghadap para sahabat. Kemudian beliau bertanya, “Wahai manusia siapakah makhluk Tuhan yang imannya paling menakjubkan?”. “Malaikat, ya Rasul,” jawab sahabat. “Bagaimana malaikat tidak beriman, sedangkan mereka pelaksana perintah Tuhan?” Tukas Rasulullah. “Kalau begitu, para Nabi ya Rasulullah” para sahabat kembali menjawab “Bagaimana nabi tidak beriman, sedangkan wahyu dari langit turun kepada mereka?” kembali ujar Rasul. “Kalau begitu para sahabat-sahabatmu, ya Rasul”. “Bagaimana sahabat-sahabatku tidak beriman, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka saksikan. Mereka bertemu langsung denganku, melihatku, mendengar kata-kataku, dan juga menyaksikan dengan mata kepala sendiri tanda-tanda kerasulanku.” Ujar Rasulullah. Lalu Nabi Shallallahu alaihi wasallam terdiam sejenak, kemudian dengan lembut beliau bersabda, “Yang paling menakjubkan imannya,” ujar Rasul “adalah kaum yang datang sesudah kalian semua. Mereka beriman kepadaku, tanpa pernah melihatku. Mereka membenarkanku tanpa pernah menyaksikanku. Mereka menemukan tulisan dan beriman kepadaku. Mereka mengamalkan apa-apa yang ada dalam tulisan itu. Mereka mengamalkan apa-apa yang ada dalam tulisan itu. Mereka membela aku seperti kalian membelaku. Alangkah inginnya aku berjumpa dengan saudara-saudaraku itu.” Kemudian, Nabi Shallallahu alaihi wasallam meneruskan dengan membaca surat Al-Baqarah ayat 3,   “Mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat, dan menginfakan sebagian dari apa yang Kami berikan kepada mereka.” Lalu Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Berbahagialah orang yang pernah melihatku dan beriman kepadaku” Nabi Shallallahu alaihi wasallam mengucapkan itu satu kali. “Berbahagialah orang yang beriman kepadaku padahal tidak pernah melihatku.” Nabi Shallallahu alaihi wasallam mengucapkan kalimat kedua itu hingga tujuh kali.

Sambutan Kepala Rutan Karimun, Eri Erawan

Kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama dengan tema Ukhuwah Islamiyah serta Do’a yang dibawakan oleh Ust. Fitriansyah, S.Pd.I sebagai pendakwah dari Masjid Agung Karimun.

Beliau menyampaikan 2 poin penting dalam Ukhuwah Islamiyah, 1) Umat Islam ibarat satu bangunan yang saling mengokohkan dan 2) Umat islam ibarat satu tubuh, apabila satu anggota tubuh sakit maka anggota tubuh yang lain juga ikut merasakan sakit.

Ust. Fitriansyah,

Kegiatan peringatan maulid Nabi Muhammad diakhiri dengan makan-makan bersama dan foto bersama.

Foto bersama

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

1 + 7 =