24 Juta Tersalurkan dari Zakat Profesi Pegawai Rutan Karimun

Rutankarimun.com – Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Rutan Karimun menjalankan program Zakat Profesi bagi seluruh pegawai untuk disalurkan kepada yang berhak menerimanya. Sebagai landasan hukum dari Zakat Profesi ini, kami mengambil keterangan dari Badan Amil Zakat Nasional (baca) sebagai berikut,

Semua penghasilan melalui kegiatan profesional tersebut, apabila telah mencapai nishab, maka wajib dikeluarkan zakatnya. Hal ini berdasarkan nash-nash yang bersifat umum, misalnya firman Allah SWT dalam QS At-Taubah: 103, QS Al-Baqarah: 267 dan juga firman-Nya dalam QS Adz-Dzaariyaat: 19

Penyaluran Zakat oleh pegawai Rutan karimun (Dwi Wulandari, Jaya Harsa dan Maryantyana)

Berdasarkan Muktamar Internasional Pertama tentang Zakat di Kuwait (pada tanggal 29 Rajab 1404 H yang bertepatan dengan tanggal 30 April 1984 M) telah sepakat tentang wajibnya zakat profesi apabila telah mencapai nishab, meskipun mereka berbeda pendapat dalam hal cara mengeluarkannya. Dalam Pasal 4 ayat (2) Bab I Undang-undang No. 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat dikemukakan bahwa harta yang dikenai zakat adalah: a. emas, perak, dan logam mulia lainnya; b. uang dan surat berharga lainnya; c. perniagaan; d. pertanian, perkebunan, dan kehutanan; e. peternakan dan perikanan; f. pertambangan; g. perindustrian; h. pendapatan dan jasa; dan i. rikaz.

Berdasarkan keterangan tersebut diatas, maka Rutan Karimun melalui Kasubsi Pengelolaan melakukan pengelolaan dalam pengeluaran zakat profesi bagi Setiap Pegawai untuk disalurkan kepada masyarakata sekitar yang berhak dan pantas untuk mendapatkannya. Sejak Februari 2018 sampai dengan Oktober 2018 sudah tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya sebanyak Rp24.740.000.

Kepala Rutan Karimun, Eri Erawan berharap ini dapat menjadi motivasi dan amal ibadah bagi pegawai untuk terus berbuat untuk masyarakat.

Mudah-mudahan apa yang kita keluarkan dicatat sebagai amal ibadah, dan saya yakin apa yang kita keluarkan tidak akan mengurangi harta kekayaan kita, justru akan menambah keberkahan dari apa yang kita miliki saat ini, apa yang kita berikan itulah yang sebenarnya rizki kita, imbuhnya.

Penyaluran ini diberikan kepada yang berhak menerimanya seperti fakir, miskin, muallaf, serta orang-orang yang terlilit hutang.

Musholla Shirathal Mustaqim, saat ini sudah 90% rampung, akan diresmikan 30 Oktober 2018

Selain zakat profesi, Pegawai Rutan Karimun juga secara bersama-sama mengeluarkan Infaq untuk pembangunan Musholla Shirathal Mustaqim yang terletak di Jl. Lingkar Coastal Area mengingat di sepanjang jalan tersebut belum tersedianya sarana ibadah, hal ini akan kami buat liputan tersendiri mengenai sejarah berdirinya Musholla Shirathal Mustaqim Rutan Karimun setelah selesai peresmian 30 Oktober 2018.

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

4 + 1 =